n1ljWYmZyLaHa1TMPYBBtiqVcQolSr0KLMIOwgVb

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Mengenai Saya

Beban yang Tak Terangkat

Di lorong pasar yang basah oleh sisa hujan dini hari, Darto berdiri terpaku. Jaket kusamnya sudah terlalu tipis untuk melawan dingin yang m...

Menunggu Bayang-Bayang Senja

Angin sore membawa serpihan debu ke beranda kecil itu, sementara Anisa menggenggam erat tangan Farel. Mereka duduk di anak tangga depan rum...

Dalam Langkah yang Berlawanan

Sore itu, suara denting sendok yang mengenai piring menggema di ruang makan. Udara terasa berat, dipenuhi dengan aroma sayur asem yang seha...

Senyap di Balik Papan Tulis

Langit pagi berwarna abu-abu di atas Sekolah Negeri Tunas Harapan. Hujan turun rintik, dan udara membawa aroma tanah basah ke ruang guru. Di...

Aku Belum Siap

Kau bisa mendengar suara mereka bahkan dari kamar. Bentakan ayah menghantam udara seperti piring pecah, dan ibunya membalas, suara serak pe...

Bayang di Balik Hujan

Langit abu-abu menggantung rendah di atas desa kecil itu, memeras udara dari kehangatan. Angin lembab berembus pelan, membawa aroma tanah ya...

Gemuruh di Dalam Kepala

Langit seperti kain tua yang tersobek, meneteskan air perlahan namun konsisten. Pria itu, Arif, berdiri di balik jendela kaca rumahnya yang ...

Di Bawah Hujan, Di Dalam Banjir

Langit kelabu menggantung rendah, menyisakan napas lembap yang memenuhi paru-paru. Pria itu berdiri di ambang pintu rumah kayunya yang kec...

Hujan dan Rahasia

Awan-awan kelabu menggantung rendah di atas desa kecil itu. Angin dingin berembus, menggoyangkan daun-daun di pohon jambu yang tumbuh di s...

Saat Langit Memecah

Derasnya hujan mengetuk atap seperti serdadu kecil yang berbaris tanpa henti. Rahman menatap jendela ruang tamu, rahangnya mengeras. Di luar...

Sticky Note